Gudang Informasi

ayomaju.com

Belajar

Database Plugin SEO SearchTerms Tagging 2 (STT2) Bikin Bengkak ?

Plugin ini sering disebut sebagai STT2 saja, lengkapnya adalah SEO SearchTerms Tagging 2, entahlah maksudnya 2 itu apa, apa dulu pernah ada versi satu? mungkin, yang jelas sekarang usah ada versi 1.25. Plugin ini adalah besutan anak bangsa Indonesia, halah sudah pada tahu pasti, hehe.. Ya Mas Poer biasa beliau dipanggil, dan salut deh buat beliau. Pluginnya bisa dilihat dihalaman SEO SearchTerms Tagging 2

DatabasePlugin ini menurut saya gak berat, selama ini kayaknya beberapa blogger ada yang takut karena sebelumnya mendengar kabar bahwa plugin sejenis ini yang lebih dulu terkenal, plugin Bstat memang sangat memberatkan CPU server. Kalau masalah database membengkak, sebenarnya memang konsekwensi saja dari penyimpanan keyword-keyword.

Saya menulis postingan ini untuk 2 tujuan, pertama ucapan terima kasih pada Mas Poer, yang bahkan telah berkomentar di tulisan saya “Mengubah Total Link Plugin STT2” versi sebelumnya, tapi saya balas disini. Kedua untuk memberikan analisa tentang beberapa persepsi salah yang pernah saya dengar.

Saya hanya perlu menambahkan bahwa kadang orang salah mengerti tentang membengkaknya database ini, sehingga bisa dianggap akhirnya plugin STT2 ini yang menjadi terfitnah, weeeh bahasanya… Kenapa saya bilang begini? Baiklah mari kita kaji.

Telah banyak blogger yang saat ini menerapkan Auto Generate Content (bukan auto blog lho ya) dan plugin STT2 ini digunakan sebagai sarana untuk melinkback halaman auto content itu, karena memang ada fiturnya, yaitu melinkback halaman search result, dimana biasanya script auto generate content diletakkan.

Nah banyak yang memakai script auto content ini yang mengambil kontennya dari feed mesin pencari. Biasanya feed yang digunakan adalah dari blogsearch.google.com, Nah disinilah sering terjadi banyak salah duga.

Auto content dari feed inilah yang bisa membuat database membengkak sampai ukuran yang menjijikkan, untuk blog dengan trafik 3000 visitor perhari bisa menambah pembengkakan database sampai 50MB sehari, bayangkan kalau sebulan? atau setahun? Belum kalau trafik lebih tinggi?

Kenapa?

DatabaseKarena wordpress selalu menyimpan data pemanggilan feed ini di tabel wp_option (prefix_option), lihat jelas di Diagram Relasi Tabel WordPress. Nah ini yang kadang dituduhkan akibat dari STT2, padahal tidak. Tidak percaya dengan uraian saya? silahkan buka halaman dibawah ini, dibahas lengkap kok:

http://codex.wordpress.org/Transients_API

Dulu saat pernah mencoba main-main dengan feed seperti diaas saya selalu menghapus berkala dengan perintah SQL di PHPMyAdmin tiap minggu biar tidak membengkak, dan Anda tahu berapa ujuran yang saya hapus? pernah mencapai 2GB.

Perlu dipahami bahwa plugin STT2 memiliki tabel tersendiri, jadi kalau mau tahu ukurannya lihat di tabel wp_stt2_meta (prefix_stt2_meta). Jangan hanya melihat dari size keseluruhan database saja, kasihan Mas Poer nanti yang jadi kambing hitam, lha kambing putih aja gak enak apalagi hitam.

So, kalau mau gak bengkak tapi tetap mau mainan auto content, ya jangan pakai feed sumber kontennya, atau kalau tidak ya di maintenance tuh databasenya.

Ah, ini hanya analisa seorang pemula saja, kalau benar syukur, kalau salah ya diingatkan to biar gak tersesat. Semoga bermanfaat.