Posisi Anda: Home » Kontroversi » Konferensi Gay Memang Bukan Budaya Indonesia

Konferensi Gay Memang Bukan Budaya Indonesia

Lesbian-GayStatemen yang dilontarkan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, K.H. Abdusshomad Buchori tentang konferensi regional "International Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender, and Intersex Association" (ILGA) tak sesuai dengan budaya masyarakat Indonesia memang benar. Selain akan menimbulkan gejolak sosial, konferensi ini kenapa diadakan di Indonesia?.

Langkah K.H. Abdusshomad Buchori yang mendukung Kepolisian Wilayah Kota Besar (Polwiltabes) Surabaya yang tak memberikan izin digelarnya Kongres ILGA di Surabaya pada 26-28 Maret 2010 nanti sungguh tepat. Konferensi tersebut memang tidak banyak memberikan manfaat kepada masyarakat.

Kita semua tahu, bahkan mereka para Lesbian dan Gay sekalipun bahwa gaya hidup mereka tidak disahkan oleh agama manapun didunia ini. Sebab keberadaannya sangat mengganggu etika dan moral. "Jika bicara tentang hak asasi manusia, seharusnya mereka juga melihat bagaimana tatanan etika dan moral yang berlaku di Surabaya khususnya dan Indonesia pada umumnya.

MUIKalau dilihat dari perspektif agama, manusia diciptakan berpasang-pasangan dengan lawan jenis dan sangat menghormati pernikahan. "Pernikahan itu tujuannya untuk mendapatkan keturunan. Tapi, kalau nikahnya sesama jenis apa mendapat keturunan? Wkwkwkw.. lagian apa mau "ANGGAR"? atau kalau cewek apa mau "bla..bla.." hihihi… Makanya, hal itu sudah melanggar aturan agama mana pun, jadi setuju sekali dengan larangan tersebut.

Sebelumnya MUI telah memberikan surat rekomendasi kepada Polda Jatim, dan Mabes Polri agar tidak mengizinkan konferensi "gila" itu. Dia juga meminta kepada panitia penyelenggara, agar membaca lagi undang-undang HAM dan meredam ormas-ormas yang akan melakukan demonstrasi.

Jangan semua faham tentang HAM di dunia barat dibawa ke Indonesia. Tolong dipahami betul Undang-Undang HAM di Indonesia.

Kalau masih ngotot, keluar sono jangan disini, jangan di negeri ini….!

Bagaimana dengan Anda? Eh, jangan-jangan Anda Gay… atau lesbian… dan mendukung konferensi itu?

Cara mudah mendapat uang dari hosting, sudah dapat hosting handal dapat ribuan dollar lagi...! Download Mobile Apps

Tags: , , , , ,

Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl Lintas Berita Facebook

Posting Terkait:

Related Posts with Thumbnails

Blog yang berhubungan dengan judul Konferensi Gay Memang Bukan Budaya Indonesia

Konferensi Gay Memang Bukan Budaya Indonesia « Gudang Informasi

Konferensi Gay Memang Bukan Budaya Indonesia « Gudang InformasiKonferensi Gay Memang Bukan Budaya Indonesia 25 March 2010) Sony Arianto Kurniawan (AK) vs Sony Buat Bu Tags Konferensi Gay Memang Bukan Tags: Konferensi Gay Memang Bukan Budaya Indonesia « Gudang Informasi
ayomaju.com/konferensi-gay-memang-bukan-budaya-indonesia.php

Konferensi Gay Memang Bukan Budaya Indonesia « Gudang Informasi

Konferensi Gay Memang Bukan Budaya Indonesia « Gudang Informasi“Bu, ibu tidak perlu menghabiskan begitu MUI Jatim Tolak Keras Konferensi 8 Responses to “Konferensi Gay Memang Bukan Budaya Indonesia” Tags: Konferensi Gay Memang Bukan Budaya Indonesia « Gudang Informasi
ayomaju.com/konferensi-gay-memang-bukan-budaya-indonesia.php/comment-page-1

Warta,Testimonial dan Suara kita berlabel (tag) “gay” WikiMu

Warta,Testimonial dan Suara kita berlabel (tag) “gay”  WikiMuMemang sih fenomena GAY udah ga asing lagi. Tapi membaca pengalaman hidup seorang GAY secara lugas masbejo pada Bebeknya Bu Suwarni Prambanan, Enak Dibacem Dan Perlu Tags: Warta,Testimonial dan Suara kita berlabel (tag) “gay” WikiMu
www.wikimu.com/News/News-Tag.aspx?t=gay

blog orang kampung March 2010

blog orang kampung March 2010Konferensi International Lesbian, Gay, Bisexual, Trans, and Intersex Tony Harsono ini pun semuanya bukan diam saja menyimak katakata Bu Nanik. Apa yang dikatakannya memang Tags: blog orang kampung March 2010
hurek.blogspot.com/2010_03_01_archive.html

Menyikapi Prita Mulyasari vs RS OMNI International « Gudang Informasi

Menyikapi Prita Mulyasari vs RS OMNI International « Gudang InformasiKonferensi Gay Memang Bukan Budaya Indonesia (25 March 2010) Sony Arianto Kurniawan (AK) vs Sony Buat Bu Prita agar tabah menghadapi semua ini , ambil hikmahnya juga kan Tags: Menyikapi Prita Mulyasari vs RS OMNI International « Gudang Informasi
ayomaju.com/menyikapi-prita-mulyasari-vs-rs-omni-international.php

Thumbnails powered by Thumbshots | Related content powered by Bing

Disclaimer: Topik terkait dengan 'Konferensi Gay Memang Bukan Budaya Indonesia' diatas ditampilkan dari data yang ada di internet secara global tanpa ada perubahan sedikit pun. ayomaju.com tidak bertanggung jawab atas isi dari halaman-halaman tersebut. Silahkan merujuk pada sumber situs yang tertera untuk mengetahui lebih lanjut. Menggunakan fasilitas related blog disini harus menyetujui disclaimer ini.

8 Responses to “Konferensi Gay Memang Bukan Budaya Indonesia”

  1. Visit catatan hakim

    pertamax dulu gan…. ayoo tolak konferensi GAY

    #2520
  2. Visit Mas Adi

    Setubuh…….. eh setuju……..
    Kabuuuuuuurrrr………….

    #2522
  3. Visit Warung Online

    Coba plugin baru neeeh…
    .-= Warung Online´s last blog ..Bajak 100 Mobil Dari Jarak Jauh Oleh Seorang Hacker =-.

    #2525
  4. Visit IHSAN

    klo mereka masih bersikeras tuk mengadakannya (terbuka ato sembunyi2) dan mengatasnamakan kebesasan HAM, maka saya bisa saja membunuh mereka atas nama HAM dan itu jgn dipermasalhkan, sama kan alasannya? :D

    #2537
    • Visit admin

      Waduh pak kiyai kalau marah gini mana berani mereka mau macem-macem… lha dibunuh sih .. :) )

      awas para Gay.. sudah dicetak tebal tuh kata-kata Membunuh-nya….

      #2542
  5. Visit Tanda-Tanda Pria Jatuh Cinta « Gudang Informasi

    [...] tanda-tanda seorang pria jatuh cinta pada wanita, ups.. ingat pria pada wanita, so tidak untuk para Gay dan lesbian!. Wanita dan pria memiliki pembawaan yang berbeda dari sononya, jadi tanda-tanda jatuh cintanya [...]

    #2760

Leave a Reply

comment-logoSilahkan berkomentar apa saja, komentar anda besar artinya bagi Gudang Informasi, sebagai masukan saran dan kritik. Mari kita diskusikan artikel diatas. Anda juga bisa membalas komentator sebelumnya langsung dengan cara klik pada tombol Reply yang ada di tiap komentar. Terima kasih atas kunjungan dan komentar anda.