Kebebasan Berereksi
Bukan kebebasan berekspresi kalau kemudian gentong ASI diumbar untuk ditonton oleh umum. Lebih tepat kalau disebut kebebasan berereksi. Seni ya seni, tapi kalau sampai paha dibuka untuk dinikmati penonton, itu bukan seni, tapi merangsang jalannya air seni laki-laki. Akting memang seni, tapi kalau akting hanya berisi desahan dalam adegan bercinta, itu bukan seninya yang kelihatan, tapi wujud rangsangannya saja yang akan masuk kedalam otak penonoton.
Bukan hanya diinternet yang bugil-bugil, bokep atau seputar adegan panas dicari orang. Mungkin Indonesia memang tidak akan bisa membuat film yang laku jika tidak melakukan ekspose dari organ seks wanita yang indah. Wanita memang indah disekujur tubuhnya, semua adalah "organ seksual wanita" itulah sebabnya disuruh menutupinya bagi yang tidak berhak melihatnya. Nah bagaimana kalau kemudian malah dipertontonkan dengan tujuan popularitas. Masa harus meniru ulah gila Tiara Lestari Play Boy Tukang Bugil.
Mana gigi Lembaga Sensor Film (LSF) kita?, apakah karena segepok uang lalu puting kelihatan-pun menjadi tidak terlihat gara-gara mendadak "rabun uang"? Apa karena alasan seni? Demi kebebasan berekspresi? Atau justru karena mereka (LSF) sedang ereksi saat melakukan sensor film sehingga suka dan diloloskan saja adegan mesum-nya.
Ocehan ini menyikapi sikap MUI memprotes Film Paku Kuntilanak. MUI sampai gerah sangat beralasan sekali karena memang Film Paku Kuntilanak pantas menuai protes itu. Seharusnya ini membuat malu para tukang sensor LSF, dan menjadi koreksi kedepannya. Jangan menjual harga diri dan membiarkan diri rabun uang hanya demi KEBEBASAN BEREREKSI. Kapan kita bisa mengembalikan jati diri bangsa ini kalau lembaga kita masih begitu…..? Stop Dreaming Start Action!
|
|
|
Posting Terkait:
- Anang – Syahrini Direstui Ibunda Anang (20 March 2010)
- Adegan Cium Bibir Dewi Persik dan Indra Brugman (15 March 2010)
- Ada apa dibalik Celana Dalam Julia Perez? (24 February 2010)
- Video Bokep Bugil Manohara Beredar (24 February 2010)
- Galleri Foto Artis Bugil Lengkap (24 February 2010)


Nah, yang seperti itu baru peringatan yg mantab.
LSF memang meragukan kerjanya saat ini, hmmm…
MUI, good Luck 4 u!
klo cara pandang islam sih udah jelas batasan porno itu apa, yakni aurat baik laki2 maupun wanita, tapi kan negara ini asasnya pancasila dan bhineka tunggal ika, jadi perlu kejelasan dulu batas porno di negara ini apa?
btw terus maju yah sobat
vulgar
Mas, sepertinya blog ini telah kmbali. Maju terus
Seni tetap menjadi alasan..
untuk mengelak seni sering dijadikan alasan.
seni disusupi porno.
mungkin yang membuat jiwa seninya macam itu.
atau apa ya?
udah saatnya memang MUI turun tangan…